“Dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” (Yohanes 10:28)

Edward Lloyd memberi pengaruh yang besar kepada kebudayaan masyarakat zaman modern. Mungkin dia sendiri pada awalnya tidak mengira demikian. Menurut catatan yang dapat dipercaya, pada tahun 1688, di pinggir sungai Thames, Tuan Lloyd membuka sebuah kedai kopi. Setiap hari ada banyak orang, antara lain, pengusaha kaya, bankir, pemilik kapal, dan ahli pelayaran keluar masuk kedainya. Saat itu usaha pelayaran sedang berkembang, berangsur – angsur mulai menanggalkan jubah “menempuh petualangan“, ganti mengenakan topi tinggi perdagangan pelayaran laut jarak jauh. Untuk membagi akibat (risiko) dari bencana yang tak terduga dalam pelayaan laut, di kedai kopi milik Edward Lloyd inilah para pemilik kapal, pemilik barang, kapten kapal, dan investor (pemodal risiko tinggi paling kuno), menulis nilai kapal, barang yang dikirim kedalam perjanjian yang berbeda, melalui perjanjian yang berbeda membagi kemungkinan kerugian akibat dari bencana dalam pelayaran laut.

Di kota London, jalan Tower tidak termasuk jalan besar. Kedai kopi Edward Lloyd yang terletak di sana menjadi embrio usaha asuransi zaman modern. Perusahaan asuransi yang ternama di dunia, Lloyd London, berasal dari sana. Kalau melihat perusaah asuransi sekarang, hal – hal yang dijaminkan begitu banyak, perlindungannya begitu luas, tidak bisa dipahami oleh orang biasa. Asuransi produksi, asuransi banjir, asuransi kebakaran, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, asuransi perjalanan, berbagai asuransi yang mencakup barang tidak bergerak, barang bergerak, juga yang berhubungan dengan tubuh manusia; asal ada orang yang menjaminkan miliknya, ada saja perusahaan asuransi yang menerimanya. Yang sangat menarik, barang bergerak dengan barang yang tidak bergerak, bisa dihitung secara ilmiah, sehingga berbagai kemungkinan kejadian bisa dijamin menurut persentasi, memberi perlindungan kepada pemilik barang.

Namun asuransi yang berkaitan dengan tubuh manusia, selalu menimbulkan kontradiksi dan cibiran kepada orang. Bagaimana bisa memberi garansi untuk hidup dan kesehatan? Ketika memberi ganti rugi, bukankah waktu itu hidup dan kesehatan telah hilang? Bagaimana memberi jaminan untuk kedamaian? Teman terkasih, zaman modern sekarang ini memakai teknik-teknik yang cukup memikat untuk menanamkan istilah-istilah ini ke dalam kehidupan kita. Bisakah hidup, kesehatan dan kedamaian diasuransikan? Kalau bisa, kita seharusnya dapat juga membeli sukacita, kekuatan dan kasih, untuk mengantikan dukacita, ketidakmampuan, dan kesepian kita. Teman terkasih, sudahkah Anda membeli asuransi? Asuransi apa yang Anda beli? Apakah benar-benar memberi jaminan?

Tuhan Yesus berkata,” Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.”. Sebuah jaminan yang sangat luar biasa yang Tuhan Yesus berikan kepada kita. Jaminan ini adalah jaminan yang pasti dan kekal. Maukah Anda menerima asuransi dan jaminan yang cuma-cuma ini? Anda hanya perlu terbuka menerima Tuhan Yesus masuk ke dalam dirimu.

Sumber: Yayasan Perpustakaan Injil, “Apakah Ada Jaminan?”