morning6

“Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami di­baharui dari sehari ke sehari.”

DIPERBARUI DARI SEHARI KE SEHARI

Dalam Titus 3:5 Paulus mengatakan, bahwa kita beroleh se­lamat melalui permandian kelahiran kembali dan melalui pem­baruan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Keselamatan yang di­singgung di sini bukan hanya mengacu kepada keselamatan ter­lepas dari neraka, melainkan mengacu kepada keselamatan se­tiap hari. Setiap hari terselamatkan dari berbagai macam ke­sulitan, pencobaan, godaan, dan segala kelemahan, gangguan, serta berbagai hawa nafsu. Kita hidup sebagai manusia, setiap hari perlu keselamatan, setiap hari perlu beroleh selamat karena Tuhan. Keselamatan ini terlebih dahulu oleh permandian kelahir­an kembali, kemudian oleh pembaruan Roh Kudus. Roh Kudus adalah Pribadi yang ilahi, Ia di dalam unsur/elemen ilahi mem­bersihkan dan memperbarui kita. Allah masuk dan berbaur ke da­lam hayat kita, demikianlah hayat ini di dalam kita mendatangkan pencucian. Kita di dalam Allah makan, minum, bergerak, juga di­cuci bersih, demikianlah manusia kita ini menjadi hidup.

Ketika Roh Kudus di dalam kita melakukan satu pencucian, hal ini mendatangkan satu pembaruan. Ini adalah pelajaran yang mula-mula bagi setiap orang Kristen; saya sendiri juga berlatih de­mikian. Pagi-pagi bangun bukan langsung berbicara kepada manusia, melainkan berbicara kepada Allah; saya tidak membuka mulut kepada manusia, melainkan membuka mulut kepada Allah. Saya berkata, “Ya Tuhan, aku cinta kepadaMu.” “Tuhan Yesus, aku berhampir padamu!” Setiap pagi pekerjaan yang saya lakukan, ti­dak melebihi dua perkara ini, yakni menyeru nama Tuhan dan mendoa-bacakan firman Tuhan. Dua perkara ini adalah olah raga pagi orang Kristen. Jika Anda setiap hari melatih dua hal ini, Anda pasti mendapatkan kebangunan, Anda menjadi matahari terbit, seperti cahaya fajar yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. Lima puluh tahun yang lalu, ketika saya membaca sampai Hakim-hakim 5:31, bahwa orang yang mengasihi Tuhan bagaikan matahari terbit dalam kemegahannya, maka aku berdoa kepada Tuhan, “Ya Allah, aku cinta kepadaMu, kiranya aku di hadapanMu bagaikan matahari terbit dalam kemegahannya.” Semoga ayat Alkitab ini juga menjadi pengharapan kalian, dan menjadi doa kalian setiap hari.

Saya telah berkata cukup banyak, tujuannya adalah untuk memberitahu kalian, bahwa kita sebagai orang Kristen berbeda dengan orang dunia. Yang dilakukan oleh orang dunia pada pagi­-pagi hari hanyalah bersemedi atau merenung, tetapi yang kita lakukan bukan bersemedi, melainkan menyeru nama Tuhan, men­doa-baca firman Tuhan, membiarkan diri kita dipenuhi firman Tuhan, sehingga di dalam kita mendapatkan pembaruan. Ber­samaan itu, begitu kita menyeru nama Tuhan, Roh Kudus segera datang. Karena pribadi Tuhan Yesus adalah Roh Kudus. Setiap pagi ketika kita menyeru nama Tuhan, di dalam batiniah kita yang terdalam akan timbul suatu perasaan, ini menyatakan bahwa Tu­han Yesus datang! Dia benar-benar telah dijumpai oleh kita. Ter­akhir, manusia kita ini akan berubah, inilah yang disebut ke­bangunan. Kebangunan (penyegaran) ini, sepertilah kita setiap hari perlu mencuci muka, tidak cukup hanya mencuci sekali, melainkan hari demi hari mencuci. Berdasarkan hukum alam semes­ta, setiap 24 jam sekali matahari terbit, dan kita yang berjalan mengikuti matahari, juga harus setiap 24 jam terbit sekali. Bahkan kita bagaikan matahari terbit dalam kemegahannya. Jika keadaan kerohanian kita mencapai taraf ini, setiap hari kita pasti me­nempuh hari-hari yang diperbarui. Menurut perkataan Paulus, ma­nusia batiniah kita diperbarui dari sehari ke sehari (II Kor. 4:16), manusia batiniah kita ini mengacu kepada roh kita yang telah dilahirkan kembali, mencakup pula setiap bagian batiniah kita, semuanya perlu setiap hari mendapatkan pembaruan metabolis­me oleh suplaian hayat kebangkitan.

© 2016 Gereja Sidang Jemaat Kristus

SK Dirjen Bimas (Kristen) Protestan Departemen Agama RI No. 79/1987

Follow us: